Fungsi Dead Man’s Plate di Permainan League of Legends
Dead Man’s Plate merupakan salah satu item Armor paling populer di League of Legends (LoL). Item ini sering digunakan oleh champion bertipe tank maupun fighter yang membutuhkan kombinasi antara ketahanan dan mobilitas. Berbeda dengan item pertahanan biasa, Dead Man’s Plate memberikan bonus kecepatan bergerak sehingga penggunanya dapat membuka pertarungan atau mengejar lawan dengan lebih efektif.
Bagi pemain yang sering menggunakan champion seperti Malphite, Sion, Ornn, Poppy, Sett, Darius, hingga Garen, Dead Man’s Plate sering menjadi pilihan utama karena mampu meningkatkan daya tahan sekaligus memberikan tekanan kepada lawan.
Lalu, apa sebenarnya fungsi Dead Man’s Plate di League of Legends? Berikut pembahasannya secara lengkap.
Apa Itu Dead Man’s Plate?
Dead Man’s Plate adalah item bertipe Armor yang dirancang untuk champion garis depan. Selain memberikan tambahan pertahanan fisik, item ini memiliki efek unik yang membuat champion bergerak semakin cepat ketika berjalan dalam waktu tertentu.
Saat efek tersebut telah terisi penuh, serangan dasar berikutnya akan memberikan bonus damage serta efek slow kepada lawan. Kombinasi inilah yang membuat Dead Man’s Plate sangat berguna untuk melakukan inisiasi maupun mengejar musuh yang berusaha melarikan diri.
Dengan kata lain, item ini bukan hanya meningkatkan pertahanan, tetapi juga memperkuat kemampuan melakukan engage.
Statistik yang Diberikan
Dead Man’s Plate menawarkan beberapa statistik penting, antara lain:
- Tambahan Armor yang tinggi.
- Bonus Health agar champion lebih sulit dikalahkan.
- Bonus Movement Speed melalui efek pasif.
- Bonus Physical Damage pada serangan pertama.
- Efek Slow kepada target setelah serangan mengenai musuh.
Gabungan statistik tersebut membuat Dead Man’s Plate menjadi item yang sangat efisien untuk berbagai kondisi pertandingan.
Fungsi Utama Dead Man’s Plate
1. Menambah Ketahanan Melawan Physical Damage
Fungsi paling utama Dead Man’s Plate adalah meningkatkan pertahanan terhadap serangan fisik. Armor yang diberikan membantu mengurangi damage dari champion ADC maupun fighter lawan.
Oleh karena itu, item ini sangat efektif ketika tim musuh memiliki banyak sumber physical damage.
2. Memberikan Mobilitas Tambahan
Tidak semua tank memiliki kemampuan bergerak dengan cepat. Dead Man’s Plate membantu mengatasi kelemahan tersebut melalui bonus movement speed yang terus bertambah selama champion bergerak.
Mobilitas tambahan ini sangat berguna untuk:
- Berpindah lane.
- Membantu rekan satu tim.
- Mengejar musuh.
- Membuka team fight.
- Melakukan roaming.
Semakin sering bergerak, semakin besar bonus kecepatan yang diperoleh hingga mencapai batas maksimal.
3. Mempermudah Melakukan Engage
Champion tank biasanya bertugas membuka pertarungan terlebih dahulu.
Dengan Dead Man’s Plate, mereka dapat mendekati lawan lebih cepat sehingga kesempatan melakukan crowd control menjadi semakin besar.
Sebagai contoh, Malphite dapat lebih mudah menemukan posisi terbaik sebelum menggunakan Ultimate. Begitu pula Ornn atau Sion yang membutuhkan jarak ideal untuk memulai pertarungan.
4. Memberikan Bonus Damage
Walaupun merupakan item defensif, Dead Man’s Plate tetap memberikan tambahan damage pada basic attack pertama setelah efek pasif terisi penuh.
Bonus damage tersebut cukup membantu ketika melakukan trading di lane maupun saat mengejar musuh yang memiliki HP rendah.
Hal ini membuat Dead Man’s Plate terasa lebih agresif dibandingkan item armor biasa.
5. Memberikan Efek Slow
Selain bonus damage, serangan pertama juga memberikan efek slow.
Efek ini memiliki banyak manfaat, seperti:
- Menghambat pelarian lawan.
- Membantu rekan satu tim memberikan damage.
- Mempermudah penggunaan skill berikutnya.
- Mengunci posisi carry musuh.
Karena alasan tersebut, Dead Man’s Plate sering menjadi item penting dalam komposisi tim yang mengandalkan inisiasi.
Champion yang Cocok Menggunakan Dead Man’s Plate
Beberapa champion yang paling sering membeli Dead Man’s Plate antara lain:
Malphite
Malphite memanfaatkan movement speed tambahan untuk mendapatkan posisi terbaik sebelum menggunakan Unstoppable Force.
Sion
Sion membutuhkan mobilitas agar lebih mudah melakukan engage menggunakan skill miliknya.
Ornn
Sebagai tank utama, Ornn memperoleh keuntungan besar dari tambahan Armor, HP, serta movement speed.
Garen
Garen sangat efektif menggunakan Dead Man’s Plate karena dapat mengejar lawan lebih cepat sebelum memberikan kombinasi skill.
Darius
Darius sering kesulitan mendekati musuh yang lincah. Dead Man’s Plate membantu mengatasi masalah tersebut.
Poppy
Poppy memperoleh mobilitas tambahan sehingga lebih mudah menghentikan dash lawan dan melindungi tim.
Sett
Sett juga dapat memanfaatkan bonus movement speed untuk mendekati carry lawan sebelum menggunakan ultimate.
Kapan Sebaiknya Membeli Dead Man’s Plate?
Dead Man’s Plate sebaiknya dibeli apabila:
- Tim lawan memiliki banyak physical damage.
- Membutuhkan armor tambahan.
- Tim membutuhkan champion pembuka pertarungan.
- Lawan memiliki banyak champion yang mudah kabur.
- Ingin meningkatkan mobilitas tank.
Sebaliknya, apabila lawan didominasi magic damage, item Magic Resist biasanya menjadi pilihan yang lebih efektif.
Kombinasi Item yang Cocok
Dead Man’s Plate sering dikombinasikan dengan beberapa item berikut:
- Thornmail
- Force of Nature
- Jak’Sho, The Protean
- Randuin’s Omen
- Spirit Visage
- Unending Despair
Kombinasi tersebut menghasilkan tank yang sangat sulit dikalahkan sekaligus mampu mengganggu posisi lawan.
Kelebihan Dead Man’s Plate
Dead Man’s Plate memiliki berbagai keunggulan, seperti:
- Armor tinggi.
- Tambahan Health.
- Mobilitas meningkat.
- Bonus damage.
- Efek slow.
- Sangat baik untuk engage.
- Cocok untuk banyak champion tank.
- Efektif sepanjang pertandingan.
Karena memiliki fungsi yang lengkap, item ini hampir selalu relevan dalam berbagai komposisi tim.
Kekurangan Dead Man’s Plate
Meskipun kuat, Dead Man’s Plate juga memiliki beberapa kelemahan.
Pertama, item ini tidak memberikan Magic Resist sehingga kurang efektif melawan komposisi AP. Kedua, efek movement speed akan berkurang ketika menerima atau memberikan serangan, sehingga pemain perlu mengatur posisi sebelum memulai pertarungan.
Selain itu, champion yang tidak mengandalkan basic attack biasanya tidak memanfaatkan bonus damage secara maksimal.
Tips Menggunakan Dead Man’s Plate
Agar item ini bekerja secara optimal, beberapa tips berikut dapat diterapkan:
- Bergerak terus sebelum memulai pertarungan agar efek pasif terisi penuh.
- Serang carry lawan terlebih dahulu untuk memanfaatkan bonus damage dan slow.
- Gunakan movement speed untuk melakukan roaming ke lane lain.
- Kombinasikan dengan skill crowd control agar lawan sulit melarikan diri.
- Jangan terburu-buru menyerang jika efek pasif belum penuh.
Dengan cara tersebut, potensi Dead Man’s Plate akan terasa jauh lebih maksimal.
Kesimpulan
Dead Man’s Plate merupakan salah satu item armor terbaik di League of Legends karena menawarkan kombinasi antara ketahanan, mobilitas, bonus damage, dan efek slow dalam satu item. Keunggulan tersebut membuatnya menjadi pilihan favorit bagi banyak champion tank maupun fighter yang bertugas membuka pertarungan.
Jika tim membutuhkan frontliner yang mampu mengejar lawan sekaligus bertahan dalam team fight, Dead Man’s Plate adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan. Dengan memahami fungsi, waktu pembelian, serta kombinasi item yang tepat, pemain dapat memaksimalkan potensi champion dan meningkatkan peluang memenangkan pertandingan