Fungsi Crown of the Shattered Queen di League of Legends
Crown of the Shattered Queen merupakan salah satu item mage yang pernah hadir di League of Legends. Berbeda dari item mage yang berfokus pada peningkatan damage, Crown dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan kepada champion yang mudah terkena serangan burst.
Item ini menarik perhatian karena memiliki pasif Safeguard, yaitu efek defensif yang membantu mengurangi damage dari champion lawan dalam waktu singkat. Dengan mekanisme tersebut, seorang mage memiliki kesempatan lebih besar untuk bertahan ketika diserang secara tiba-tiba.
Namun, ada hal penting yang perlu diketahui pemain saat ini. Crown of the Shattered Queen sudah tidak tersedia sebagai item biasa di Summoner’s Rift. Riot Games menghapus item tersebut dari mode permainan utama pada Patch 14.1 ketika sistem item Mythic dirombak.
Apa fungsi utama Crown of the Shattered Queen?
Pada masa aktifnya di Summoner’s Rift, fungsi utama Crown of the Shattered Queen adalah memberikan perlindungan kepada champion mage dari serangan burst.
Item ini dibuat untuk menjawab masalah mage yang sering kesulitan menghadapi champion dengan kemampuan menghabisi lawan dalam waktu singkat. Riot Games menjelaskan ketika item tersebut diperkenalkan bahwa Crown memungkinkan mage mengorbankan sebagian potensi damage awal untuk mendapatkan peluang bertahan yang lebih baik.
Dengan demikian, Crown bukan sekadar item untuk meningkatkan kemampuan menyerang. Keunggulan utamanya justru berada pada kemampuan defensif yang membantu mage tetap hidup ketika memasuki situasi berbahaya.
Mengenal Pasif Safeguard
Bagian paling terkenal dari Crown of the Shattered Queen adalah pasif Safeguard.
Pada versi awalnya, Safeguard memberikan pengurangan damage yang sangat besar terhadap serangan champion. Efek tersebut bertahan dalam waktu singkat setelah champion menerima damage dan memiliki cooldown sebelum dapat digunakan kembali.
Mekanisme ini sangat berguna ketika menghadapi champion yang mengandalkan combo cepat. Jika lawan mencoba membuka pertarungan dengan serangan besar, Safeguard dapat membantu mengurangi dampak serangan tersebut.
Karena itu, Crown sering dikaitkan dengan gaya bermain mage yang lebih aman. Pemain tidak harus selalu bermain terlalu jauh dari pertempuran karena memiliki lapisan perlindungan tambahan.
Crown juga memberikan Ability Power
Selain kemampuan bertahan, Crown tetap memberikan Ability Power yang dibutuhkan champion mage.
Pada peluncurannya, Crown memiliki 70 Ability Power, 250 Health, 600 Mana, dan 20 Ability Haste. Artinya, item tersebut tidak sepenuhnya defensif karena masih memberikan sejumlah statistik yang berguna untuk meningkatkan performa kemampuan champion.
Namun, kekuatan Crown kemudian disesuaikan oleh Riot Games. Pada Patch 11.24, Ability Power-nya diturunkan dari 70 menjadi 60 karena item tersebut dianggap terlalu kuat pada sejumlah champion.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa Crown memang dirancang sebagai pilihan yang menyeimbangkan kemampuan menyerang dan bertahan.
Perubahan Crown of the Shattered Queen
Crown mengalami beberapa perubahan selama berada di Summoner’s Rift. Salah satu perubahan besar terjadi pada Patch 13.18.
Pada patch tersebut, Riot meningkatkan Ability Power dari 70 menjadi 85 dan mengubah Safeguard dari pengurangan damage 75% selama 1,5 detik menjadi pengurangan damage 40% selama 2,5 detik. Efek Poise yang memberikan tambahan Ability Power ketika perlindungan aktif juga dihapus.
Perubahan ini membuat fungsi Crown menjadi lebih fleksibel. Perlindungannya tidak lagi hanya berfokus pada mengurangi ledakan damage dalam waktu yang sangat singkat, tetapi memberikan durasi pertahanan yang lebih panjang dengan persentase pengurangan yang lebih rendah.
Mengapa Crown of the Shattered Queen dihapus?
Mulai Patch 14.1, Riot Games menghapus Crown of the Shattered Queen dari kelompok item mage di Summoner’s Rift. Penghapusan ini berkaitan dengan perubahan besar pada sistem item Mythic.
Riot juga menghapus beberapa item mage lain pada pembaruan tersebut, termasuk Everfrost dan Demonic Embrace. Dengan perubahan sistem item, Crown tidak lagi menjadi bagian dari pilihan item standar di mode utama.
Karena itu, pemain yang mencari fungsi Crown of the Shattered Queen di League of Legends perlu membedakan antara informasi historis dan kondisi permainan saat ini.
Artikel atau panduan lama mungkin masih menjelaskan Crown sebagai item yang dapat dibeli di Summoner’s Rift. Informasi tersebut merujuk pada periode ketika item ini masih tersedia.
Apakah Crown masih ada di League of Legends?
Jawabannya bergantung pada mode permainan.
Untuk Summoner’s Rift, Crown of the Shattered Queen sudah dihapus sebagai item biasa sejak Patch 14.1.
Namun, data item terbaru menunjukkan nama Crown masih dapat muncul dalam konteks tertentu, khususnya konten atau mode khusus. Dalam Patch 26.6, misalnya, Riot masih mencatat perubahan terhadap Crown of the Shattered Queen dalam bagian Arena, dengan pengurangan damage yang diubah dari 50% menjadi 90% dan durasi efek yang disesuaikan dari 3 detik menjadi 1,25 detik.
Jadi, keberadaan nama Crown dalam catatan patch tidak berarti item tersebut kembali menjadi item standar Summoner’s Rift.
Kelebihan Crown pada masa aktifnya
Crown memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya berbeda dari item mage ofensif.
Pertama, item ini memberikan perlindungan terhadap serangan burst. Hal tersebut sangat penting bagi mage yang memiliki pertahanan rendah.
Kedua, Crown tetap menyediakan Ability Power dan statistik lain yang mendukung kemampuan champion. Dengan begitu, pengguna tidak sepenuhnya kehilangan kemampuan untuk memberikan damage.
Ketiga, efek perlindungannya dapat mengubah cara lawan melakukan inisiasi. Champion lawan harus mempertimbangkan cooldown Safeguard sebelum melakukan combo utama.
Kekurangan Crown
Di sisi lain, Crown juga memiliki kelemahan.
Damage yang dihasilkan tidak selalu sebesar item mage yang memang dirancang untuk meningkatkan kemampuan ofensif. Pemain yang menginginkan damage maksimal mungkin lebih memilih item lain.
Selain itu, efektivitas Crown sangat bergantung pada timing. Jika perlindungan sudah berada dalam cooldown ketika pertarungan penting dimulai, nilai defensifnya tentu menjadi jauh lebih rendah.
Hal tersebut membuat Crown membutuhkan pemahaman situasi permainan. Pemain harus mengetahui kapan aman untuk maju dan kapan sebaiknya menjaga jarak.
Kesimpulan
Fungsi Crown of the Shattered Queen di League of Legends pada dasarnya adalah memberikan perlindungan kepada mage dari serangan burst sekaligus menyediakan Ability Power dan statistik pendukung lainnya.
Pasif Safeguard menjadi ciri khas utama item ini karena dapat mengurangi damage yang diterima dalam kondisi tertentu. Konsep tersebut membuat Crown berbeda dari kebanyakan item mage yang lebih berorientasi pada peningkatan damage.
Meski demikian, pemain perlu memperhatikan bahwa Crown of the Shattered Queen sudah dihapus dari item mage standar Summoner’s Rift sejak Patch 14.1.
Jadi, jika kamu menemukan pembahasan lama mengenai Crown sebagai item wajib untuk menghadapi assassin atau champion burst, informasi tersebut sebaiknya dipahami berdasarkan versi League of Legends pada saat item tersebut masih tersedia